Our social:

Israel Mendirikan Perusahaan Ritel di Serang – Banten

Carrefour Perusahaan Ritel asal Prancis membuka cabang / gerai baru di Serang, tepatnya di simpang empat Ciceri Serang.

Carrefour merupakan perusahaan ritel terbesar kedua di dunia, sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Blue Capital yang menguasai 14% saham dan sekarang pemegang saham terbesar kedua adalah seorang milyarder Israel Nochi Danker.

Danker melalui Koor industries menambah kepemilikan sahamnya dari 0,25% menjadi 3,25% dengan menggelontorkan dan sebesar US$ 886 Juta.
Meski hanya 3,25% kepemilikan saham Danker dengan Koor Industriesnya menjadi pemegang saham terbesar kedua setelah Blue Capital.

Terlepas dari sentimen anti-Israel masuknya israel di tubuh Carrefour dipastikan Carrefour akan lebih agresif melakukan penetrasi terutama ke daerah Asia Pacifik.
Dan dampaknya bagi Indonesia di khawatirkan Carrefour akan menghancurkan pasar tradisional sebagai predatoris yang membuat pasar-pasar kecil dan pasar-pasar tradisional kehilangan daya saing.

Berikut kutipan dari pakar pemasaran Rhenald Khasali

"Masuknya Israel di Carrefour dapat dilihat sebagai ancaman bagi pedagang kecil dan pasar tradisional. Sebab, masuknya Israel akan menambah besar kemampuan Carrefour untuk ekspansi usaha, termasuk ke Indonesia, sehingga bisa mengancam kelangsungan usaha kecil dan pasar tradisional," ujar pakar pemasaran Rhenald Kasali, di Jakarta, Kamis (25/6).


Untuk itu, Rhenald mengingatkan pemerintah untuk menyikapi perubahan di Carrefour tersebut, dan mewaspadai langkah bisnis peritel asal Prancis di Indonesia di masa mendatang. "Perubahan ini harus disikapi pemerintah dengan melindungi pedagang kecil dan pasar tradisional, sebagai antisipasi gencarnya ekspansi usaha Carrefour agar tidak predatoris," jelasnya.

Advertisment